+62 896-3124-5895 admin@bee-agency.com

PERLUKAH ASURANSI PENDIDIKAN UNTUK ANAK?

Bee Agency Artikel, Asuransi Konvensional, Asuransi Syariah PERLUKAH ASURANSI PENDIDIKAN UNTUK ANAK?

Artikel Asuransi Konvensional Asuransi Syariah

PERLUKAH ASURANSI PENDIDIKAN UNTUK ANAK?

Posted By admin

Sebelum kita menyimpulkan seberapa pentingnya kita memiliki polis asuransi pendidikan anak, ada baiknya kita melihat prediksi biaya pendidikan yang saya sunting dari Tim Riset Tirto berikut ini :

Sebagai contoh, jika anak anda lahir tahun 2013, maka asumsi total biaya pendidikan yang dibutuhkan s/d lulus S1 (usia 21) adalah 2,62M. Pertanyaannya adalah, apakah kita sudah mempersiapkan dana pendidikan tsb?

Menurut Perencana keuangan Quantum Magna Finance Mohammad B Teguh, estimasi biaya pendidikan di Indonesia rata-rata meningkat 15 hingga 20 persen per tahun. Kenaikan ini lebih dari dua kali lipat rata-rata kenaikan inflasi. Jika bergantung biaya tabungan yang hanya sekitar 3 persen per tahun, sedangkan inflasi pendidikan sekitar 20 persen per tahun tidak akan mencukupi, sebaiknya anda mulai lakukan perencanaan keuangan dan investasi yang bunganya cukup besar,” tandasnya..  (sumber : Batam Pos, 7 Feb 2018).

Lalu investasi apakah yang bisa mengimbangi peningkatan biaya pendidikan tersebut? Apalagi mengingat ROI (Return On Investment) yang tidak tentu. Beberapa jenis investasi yang menawarkan high return tentunya memiliki tingkat resiko tinggi, high risk high return. Sehingga sebelum membuat keputusan investasi, penting untuk mengetahui profil resikonya. Ingat bahwa anak kita PASTI membutuhkan biaya pendidikan. Begitu pula bahwa peningkatan biaya pendidikan adalah hal yang PASTI terjadi setiap tahunnya. Sehingga sangat penting untuk kita mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya pilihan jenis investasi. Saya menyarankan untuk memilih jenis investasi jangka panjang yang memberikan return minim resiko, tetapi masih bisa mengimbangi inflasi biaya pendidikan.

Menurut Mike Rini, yang juga merupakan Perencana Keuangan, kriteria dana pendidikan yang berhasil adalah pada saat akan digunakan, jumlah dana pendidikan itu cukup, sesuai dengan kenaikan inflasi. “Tinggal tergantung dimana orang tua akan menabung atau menginvestasikan dana pendidikan. Masalahnya, tidak semua orangtua paham bagaimana bisa menabung dengan efektif, karena itu berarti harus punya pengetahuan tentang produk-produk investasi. Bicara mengenai instrumen finansial, berarti kita harus memahami ada risiko dan return (tingkat keuntungan).”

Target Dana

Jadi, bagaimana cara yang efektif?

  1. Orangtua harus mengitung jenjang pendidikan yang akan dilewati anak
  2. Berapa biayanya sekarang dan nanti. “Ini berarti orangtua harus tahu kemana anak akan disekolahkan, karena biaya pendidikan di berbagai sekolah tidak sama.
  3. Selanjutnya, orangtua harus memperkirakan uang pangkal masing-masing jenjang tersebut kelak ketika si kecil akan masuk. Misalnya dengan perkiraan asumsi kenaikan 10 persen per tahun, “Ngitungnya gampang kok, pakai rumus feature value , yaitu menghitung berapa nilai masa depan suatu jumlah tertentu saat ini, dengan asumsi kenaikan tiap tahun.

Dari ketiga cara diatas , paling gampang untuk bertanya atau berkonsultasi tentang menghitung  dana pendidikan anak adalah ke tenaga penjual produk tabungan dana pendidikan seperti agen asuransi atau bank.

 

Yuk mulai merancang masa depan cerah untuk anak

Tagged , , , , , , , , ,

Written by admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: